Bunga Rosella hampir tidak asing lagi di mata orang, Bunga ini biasanya tumbuh pekarangan rumah. Selaian bermanfaat sebagai hiasan, bunga ini ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan. Di samping itu, Bunga Rosela dapat pula dikonsumsi untuk dikin teh merah, bijinya dibuat kopi, dan kelopaknya untuk membuat kerajinan seperti bunga-bungaan

Di Piyungan ada salah satu warga yang membudidayakan bunga Rosella ini, sebut saja namanya Sri Ismiyati di Dusun Munggur, Srimartani Piyungan Bantul (Bantul paling sisih timur). Selian menanam bunga Rosella di pekarangan sebelah rumah yang kurang lebih berukuran 7×5 m2, guru SD ini juga menanamnya di sawah.

Untuk mengolah Bunga Aosela agar siap ikonsumsi tidaklah terlalu rumit. Langkah pertama adalah  memisahkan biji dan kelopak/mahkota bunga, Biji dan bunga rosella dikeringkan pada tempat nampan besar yang terbuat dari bambu. [bisa dilihat sepereti gambar disamping.

Setelah kering mahkota, biji dan kelopak biji disendirikan dan ditaruh pada tempat yang aman dan siap untuk dikonsumsi maupun dipasarkan. Harga bunga rosella ini dibilang cukup lumayan antara Rp 90 ribu sampai ratusan ribu per kilo.

Rencananya, hasil budidaya bunga ini akan dikemas dan dipasarkan lewat warung-warung terdekat oleh iIsmiyati. Budidaya ini dilihat dari segi ekonomi sangat menguntungkan dapat menambah pendapatan keluarga.

Sumber : http://www.forumwarga.net/index.php?option=com_content&view=article&id=79:budidaya-bunga-rosella&catid=2:produkwarga&Itemid=23