Rosella [Hibiscus sabdariffa var. sabdariffa] termasuk dalam keluarga Malvaceae, dengan ciri-ciri tanaman tumbuh tegak, bercabang banyak, bersemak-semak, dan mempunyai siklus hidup tahunan. Batang berwarna kemerah-merahan, dan dapat mencapai ketinggian sampai 3,5 meter. Warna daun bervariasi, dari hijau gelap sampai ke merah dengan pinggiran bergerigi. Bunga berwarna merah dengan ujung berwarna agak gelap, dilengkapi dengan benang sari dan putik. Biji terdapat dalam cangkang, yang dilindungi oleh semacam kelopak lembut berwarna merah, yang jika dikeringkan, digunakan sebagai bahan untuk membuat Teh Rosella.

Rosella digunakan di banyak daerah sebagai obat tradisional. Mempunyai efek yang ringan sebagai obat pencuci perut dan memperlancar pembuangan air seni. Hal tersebut disebabkan oleh zat yang terkandung dalam kelopak Rosella, yaitu ascorbic acid dan glycolic acid.

Karena juga mengandung citric acid atau asam sitrat, Rosella juga digunakan sebagai penyegar, memberikan efek dingin ke tubuh di cuaca yang panas, karena meningkatkan peredaran darah di permukaan kulit dan memperlebar pori-pori.

Sebagaian besar dari tumbuhan Rosella, termasuk biji, daun, kelopak dan akar sering kali digunakan sebagai bahan makanan. Diantara bagian2 tersebut, kelopak Rosella adalah yang paling populer. Digunakan sebagai bahan dasar pembuatan selai, sirup, es cream, perasa, dan juga dalam bentuk kering untuk diseduh dan disajikan seperti kita menyajikan teh.

Daun dan kelopak Rosella juga dapat digunakan sebagai minuman kesehatan untuk memperbaiki fungsi pencernaan dan ginjal. Daun Rosella yang di hangatkan dan diremas-remas, baik untuk menyembuhkan pecah-pecah di tumit dan untuk mempercepat matangnya bisul.

Kelopak Rosella juga mengandung anti-oksidan, seperti flavonoids, gossypetine, hibiscetine dan sabdaretine.

Sumber : http://bunga-rosella.awardspace.com/