Pernahkah Anda membayangkan kalau suatu saat kelak halaman atau pekarangan rumah Anda bakal bisa menjadi taman buah atau taman bunga yang indah nan cantik? Ya, hal itu dapat terwujud, tergantung kemauan dan keseriusan kita.

Menurut pengusaha tanaman buah dan bunga, siapa saja, yang rumahnya memiliki halaman, dapat membangun pekarangannya menjadi taman buah atau taman bunga. Sebab untuk mewujudkan itu tidaklah sulit, hanya perlu keuletan dan perawatan atas tanaman-tanaman tersebut.

”Waktu kita memang akan sedikit tersita untuk mengurusi tanaman itu, misalnya mengatur penyiraman, pemupukan, pemangkasan, dan sesekali mengawasi kemungkinan datangnya hama tanaman,” ujar Yanti Permana, pengusaha tanaman buah dan bunga di kawasan Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

Menurut wanita yang sudah sepuluh tahun berbisnis tanaman, saat ini banyak bibit buah atau bunga yang dijual di pasaran. Tanaman tersebut umumnya merupakan bibit unggul yang siap dikembangkan. ”Kita tinggal memilih bibit jenis buah atau bunga apa yang kita inginkan, semuanya tersedia,” ujarnya. Tanaman bibit buah dan bunga bisa ditanaman di halaman atau di pekarangan rumah dengan menggunakan pot. Untuk tanaman buah, biasanya menggunakan pot yang lebih besar, seperti drum, sementara untuk bunga, potnya lebih kecil.

Tanaman-tanaman ini semuanya cocok ditempatkan dimana saja, tapi sebaiknya diletakkan di titik yang mendapat sinar matahari. ”Ini agar pertumbuhannya lebih bagus,” paparnya.

Untuk jenis tanaman buah yang akan ditanam, dianjurkan agar disesuaikan dengan luas halaman atau pekarangan rumah. Jangan sampai pekarangannya kecil, lantas menanam bibit durian, misalnya. Ini tentu kurang cocok, sebab, pohon durian akan tumbuh agak tinggi dan perkembangannya melebar.

Yang lebih pas untuk ditaman di lahan yang lebih kecil, misalnya rambutan, jambu, sawo, atau mangga. Tanaman pot ini bisa berbuah meskipun pohonnya masih kecil dan pendek.

Untuk tanaman bunga, kita memilih pot yang sesuai dengan selera, tapi disarankan ukurannya tidak terlalu besar. Sebab terkadang pot yang besar akan mengganggu keindahan dari bunga itu sendiri. ”Disesuaikan dengan ukuran bunganyalah.” papar Yanti.

Lantas bagaimana tanaman itu agar cepat berbunga atau berbuah. Suwardi, petani tanaman di Jalan Pajajaran, Kota Bogor, menjelaskan, sebenarnya tidak ada kiat khusus agar tanaman itu cepat berbunga atau berbuah. Perawatannya pun biasa saja, namun perlu meluangkan waktu untuk mengurusinya agar kelak mendapatkan hasil yang maksimal.

Untuk tanaman bunga, lanju Suwardi, kita perlu mencocokkan jenis bunga dengan media serta pupuknya. Misalnya, bunga mawar. Medinya adalah tanah yang dicampur dengan kotoran hewan yang sudah kering. ”Agar tanaman ini cepat berbunga kita perlu memberinya pupuk NPK,” ujarnya.

Harus dipangkas
Dalam perawatan bunga mawar, harus dipangkas dan dipotong batangnya. Setiap kali selesai berbunga, batangnya dipotong hinga pendek. Dengan begitu akan muncul lagi tunas yang bercabang. Begitu dipangkas, pupuk NPK ditabur kembali di sekeliling batang (jangan mengenai batang dan daun). Makin banyak cabangnya, akan makin banyak pula bunga yang muncul. ”Dengan cara ini bunga akan terus muncul,” papar Suwardi.

Tanaman bunga lainnya juga hampir sama, misalnya bunga bougenvil. Tetap dilakukan pemangkasan dan pemberian pupuk NPK. Disebutkan, pupuk NPK cocok untuk hampir semua jenis tanaman bunga, termasuk buah. Pupuk ini akan lebih cepat merangsang munculnya bunga dan buah pada tumbuhan. Untuk tanaman buah, juga perlu pemupukan yang rutin, misalnya setiap tiga bulan sekali. Sekarang, seiring dengan makin manjunya industri pertanian, jenis pupuk yang ada di pasaran pun semakin beragam. Ada pupuk khusus untuk daun yang merangsang munculnya putik, ada juga untuk akar dan batang. ”Intinya pupuk itu semua bagus, asalkan sesuai dengan anjuran pemakaiannya.”

Sama dengan bunga, tanaman buah juga harus dipangkas, agar tunas dan cabang baru muncul serta pertumbuhannya tidak terlalu tinggi. Kata Suwardi, diusahakan juga agar daunnya tidak terlalu rimbun, karena itu perlu dipangkas. Dan yang paling penting, jangan lupa melakukan penyiraman, paling tidak dua kali dalam sehari. ”Kalau hal ini rutin dijalankan, tanaman buah dan bunga akan mendapatkan hasil maksimal. Dan halaman rumah Anda bakal berubah menjadi taman bunga atau taman buah.”
(kho )

Sumber : http://tabulampot.wordpress.com/2006/12/19/membuat-halaman-menjadi-taman/

Membuat Halaman Menjadi Taman